SELAMAT DATANG

Selamat datang di Prodi Magister Pendidikan Teknik Elektronika dan Informatika (PTEI). Program studi ini adalah adalah prodi yang dibentuk berdasarkan kebutuhan terhadap lulusan magister yang sesuai dengan pendidikan jenjang sarjana dari bidang elektronika dan informatika. Sesuai dengan namanya, program studi Magister PTEI memiliki dua konsentrasi yakni Pendidikan Teknik Elektronika dan Pendidikan Teknik Informatika. Masing - masing konsentrasi memiliki mata kuliah yang selalu mengikuti kebaruan teknologi yang digunakan di dunia industri. Hal ini dilakukan supaya lulusan Magister PTEI dapat menjadi peneliti, pengembang, dan pendidik yang handal di bidang elektronika dan informatika. Lebih lanjut, Magister PTEI juga memiliki program dual degree dengan Graduate Institute of Network Learning Technology, School of Electrical Engineering and Computer Science, National Central University, Taiwan. Program dual degree ini memungkinkan mahasiswa Magister PTEI memiliki dua gelar setelah lulus. Informasi mengenai program ini dapat Anda temukan melalui tautan berikut ini.

BERITA TERKINI

  • Post date: 09/08/2019 - 07:19

    Tahun 2018, Prodi S2 Pendidikan Teknik Elektronika dan Informatika (PTEI) mulai menginisiasi Program Dual Degree dengan National Central University Taiwan. Untuk tahap awal, Prodi S2 PTEI mengirimkan dua mahasiswa S2 PTEI. Pada program ini, mahasiswa akan menjalani studi selama satu tahun di Prodi PTEI dan satu tahun di Graduate Institute of Network Learning Technology NCU Taiwan. 

    Pada bulan Juli lalu, kedua mahasiswa yang dikirim telah berhasil menyelesaikan studi tepat dua tahun dan menyandang dua gelar dari UNY dan NCU. Bahkan kedua mahasiswa tersebut memberi impresi...

  • Post date: 07/07/2019 - 01:34

    Dua mahasiswa Dual Degree Magister PTEI UNY, Muhammad Irfan Luthfi dan Rio Nurtantyana telah berhasil menyelesaikan studi mereka di Graduate Institute of Network Learning Technology National Central University (GINLT - NCU), Taiwan. Keberhasilan ini ditandai dengan dilaksanakannya oral defense yang dilakukan melalui video conference Skype dengan melibatkan pembimbing dari GINLT - NCU dan dari Magister PTEI UNY pada Senin (24/7) Pukul 14.00 waktu Taiwan atau Pukul 13.00 WIB. Kedua mahasiswa diuji secara langsung oleh tim...

  • Post date: 04/02/2019 - 08:32

    .“Semoga apa yang Anda peroleh dari Taiwan dapat diaplikasikan di Indonesia khususnya pada pengembangan dan implementasi e-learning”. Menristekdikti Mohamad Nasir menyampaikan harapan tersebut kepada mahasiswa dual degree UNY – NCU Taiwan melalui video conference di sela – sela acara yang bertajuk Peresmian Gedung Islamic Development Bank pada Sabtu, 2 Februari 2019. Melalui video conference, Menristekdikti sebelumnya juga terlibat dalam dialog interaktif dengan mahasiswa...

  • Post date: 27/10/2018 - 20:16

     “Bermain game harus menyenangkan, karena inti bermain game yaitu fun, begitu juga dalam game edukasi, porsi “fun” harus lebih banyak dibandingkan materi” ujar Andi Taru Nugroho Nur Wismoyo, S. Kom., M.Cs pada kuliah umum yang diselenggaran Prodi Pascasarjana Pendidikan Teknologi dan Informatika (PTEI) di Gedung Baru Lantai 3.11 Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta, Rabu 10 Oktober 2018.

    Andi Taru Nugroho Nur Wismoyo atau lebih...

  • Post date: 17/04/2018 - 15:07

    Bertempat di Kampus 1 Universitas Teknologi Yogyakarta, Jum’at 17 November 2017, Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer Indonesia (APTIKOM) bekerjasama dengan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dan Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) menyelenggarakan menyelenggarakan Pelatihan Pemanfaat ICT (Information and Communication Technologies) bagi pengusaha-pengusaha perempuan di DIY. Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas industri rumahan yang dijalankan oleh para perempuan dengan memanfaatkan teknologi komputer, ungkap...

  • Post date: 21/02/2017 - 12:42

    Born To Protect adalah sebuah program dengan aktifitas terpadu untuk menjaring para gladiator muda di bidang Cyber Secutiry. Program ini digagas oleh Xynexis dan didukung sepenuhnya oleh KOMINFO. Kompetisi ini adalah Kompetisi Cyber Security Nasional yang diharapkan setiap tahun bisa menjaring 10.000 kanditat talent Cyber Security Indonesia. Banyak keuntungan yang akan didapatkan oleh peserta kompetisi ini, tidak hanya dari sisi jumlah yang akan didapatkan namun para pemenang nantinya akan mendapatkan pelatihan atau kegiatan semacam monitoring dan digital camp...

Pages